SECARA karakteristik, kepribadian manusia
dibagi menjadi 2 Species INTROVERT dan EXTROVERT. Sisanya, adalah percampuran
dari species keduanya meski namanya AMBIVERT gue banget. ke kedua kubu itu akan selalu ada. Tapi
di sini, saya memang tidak sedang membicarakan diri sendiri yang
kemudian dianggap sebagian orang sebagai tindakan konyol . Saya
hanya percaya, apa yang selalu saya tulis adalah perwakilan dari suara
sebagian setiap spesies EXTROVERT yang mencaci INTROVERT dengan kata kata kejam. Untung gue Ambivert
Oke jika si agan - aganwati ini memiliki pasangan yang punya kategori INTROVERT sedangan agan - aganwati sendiri EXTROVERT. apa yang ada di benak kalian mempunyai pasangan berkarater bertolak belakang dari diri agan sendiri ? Bukankah jika banyak kesamaan itu lebih seru kata lain klop. Bagi yang kurang beruntung mempunyai kekasih hati beda spesies. Jangan berkecil hati. Punya pasangan beda species itu something. di bawah ini hal apa saja yang perlu agan ketahui tentang sosok INTROVERT.
Beberapa Hal yang Boleh Kamu Ketahui Tentang Seorang Introvert
Mereka tak punya teman
Orang-orang
ekstrovert tentu akan cocok berteman dengan yang seekstrovert dirinya.
Meski seorang ekstrovert bisa menjalin persahabatan dengan introvert,
namun lebih banyak orang yang hanya menganggap sang introvert sebagai
teman biasa atau sebatas kenal. sungguh tragis..
Mereka punya teman imajiner
Karena
merasa tidak memiliki sahabat sesuai dengan keinginan hatinya, seorang
introvert memunculkan teman imajiner di usia kanak-kanak atau ketika
masa puber berlangsung.
Mereka dianggap aneh
Orang-orang
akan menilainya aneh karena dia lain daripada yang lain.Bagaimana tidak
dianggap aneh, jika dalam sebuah komunitas, dia yang paling banyak diam
sementara yang lain tampak responsif. tak jarang species extrovert membenci spesies ini.
Mereka dianggap sombong
Tidak
banyak bicara adalah ciri khas orang introvert. Hal inilah yang membuat
mereka dicap sombong. Padahal jika dia disapain, dia tentu akan ramah
merespons. cuma terkadang responnya pelit
Mereka ditertawakan di belakang
Mereka
tampak diterima baik di komunitas sekolahnya atau kuliahnya. Tapi
sesungguhnya, mereka adalah salah satu korban dari bulan-bulanan
sekelompok orang. Entah untuk memperolok selera bajunya, caranya bicara,
atau lain-lain.
Mereka dicela di belakang
Yang dilihat adalah yang menampakkan
diri dan 'berbicara', padahal seorang introvert lebih banyak bekerja
tanpa banyak mulut. Jika mereka ditempatkan di dunia kerja, otomatis
mereka akan bekerja seprofesional mungkin, tapi untuk basa-basi
sosialita, mohon maaf, mereka kurang bisa melakukannya. Kalau
ketidakmampuan ini membuat mereka dicela, adalah pahala baginya dan dosa
bagi yang mencela.
Mereka sangat menyukai ketenangan
Kebisingan
adalah musuh besar seorang introvert. Mereka suka biru langit, mereka
tidak suka warna-warni mentereng. Mereka akan menutup telinga mereka
dengan earphone dari MP3 player yang memasang musik rok keras-keras.
Sebab lebih baik mendengarkan tempo musik ketimbang suara teriakan,
canda tawa, atau obrolan orang lain.
Mereka tidak suka keramaian.
Sesungguhnya
mereka menghindari keramaian lantaran tidak ingin mendapati lebih
banyak orang-orang yang melihatnya aneh. Selain itu, ia lebih memilih
berjalan sendiri ketimbang berkelompok dengan orang-orang yang tidak
disukainya. Pantai, pegunungan, taman, adalah sahabat seorang introvert,
dan tentu saja dengan keadaan yang jauh lebih sepi.
Mereka kaku
Mereka
hanya akan kaku pada situasi yang mengharuskan mereka tampil santai
dengan sekumpulan orang-orang ekstrovert. Tapi jika mereka ditempatkan
di situasi profesional atau akademisi, mereka sanggup melakukannya.
Bahkan bisa jauh lebih baik dari ekstrovert.
Mereka dianggap serius
Beberapa
orang berpikir orang serius adalah orang yang cerdas, sialnya sebagian
lagi menganggap yang serius-serius itu tidak bisa diajak bercanda.
Padahal tiap orang punya sense of humor yang sama. Dan seorang introvert
bisa menunjukkan kegilaannya hanya pada orang-orang yang dianggapnya
sahabat.
Mereka misterius
Mereka
dianggap menyimpan misteri. Padahal, tak ada satu maksud apapun pada
diri mereka sehingga mereka tampil dengan predikat misterius. Itu adalah
asumsi orang lain saja. Mereka tidak misterius, mereka hanya tidak
ingin menunjukkan dirinya lebih intens.
Mereka gugup
Biasanya
mereka gugup di awal-awal presentasi kelas atau presentasi rapat
kantor. Tetapi, setelah itu mereka bisa menguasai keadaan dan semuanya
lancar. Tapi biasanya, perasaan dagdigdug muncul sebelum mereka tampil.
Alias, kegugupan hanya muncul di awal saja. Sesuatu hal yang juga
dirasakan ekstrovert saya rasa.
Mereka pemimpin
Seorang
introvert mungkin memiliki kekurangan sebagai pemimpin karena kurang
mampu mengerahkan anak buah atau anggota-anggotanya. Namun intuisi
mereka terasah berdasar pembawaan masa kecil. Hal itu pula yang membuat
kemampuan empati mereka jauh lebih banyak ketimbang ekstrovert. Sebuah
modal yang baik menjadi seorang pemimpin.
Mereka tertutup
Mereka
menyimpan masalahnya sendiri. Pantang bagi mereka untuk membicarakan
hal yang paling personalnya pada orang lain atau keluarga. Mereka
mungkin pernah cerita pada satu orang yang dianggapnya sahabat, tapi
ketika sahabat itu membocorkan rahasianya, citra pertemanan pun rusak.
Dia pun tidak/kurang lagi mempercayai teman yang bersangkutan. Meski
hubungan pertemanan masih berjalan, namun dia tidak lagi bercerita
mengenai dirinya. Jadi beruntunglah bagi kalian yang dipercaya seorang
introvert. Namun, jika kalian sadar teman introvert itu tak lagi
bercerita mengenai masalah personalnya, bisa berarti bahwa itu merupakan
tanda kekecewaan terhadapmu.
Mereka hidup dalam bayangan masa lalu
Mereka
mungkin pecundang dan pengecut. Tapi mereka juga tidak perlu ditolong
dan dikasihani. Mereka mungkin masih dibayangi masa lalunya, namun
mereka cukup cerdas untuk tidak memaku diri di masa lalu. Mereka hanya
ingin bagian ketika pengalaman indah di masa lalu, terjadi lagi ketika
mereka berada di situasi yang menyedihkan.
Mereka pekerja di belakang layar
Mereka
tidak ingin terlihat. Mereka benci jadi pusat perhatian. Mereka lebih
puas melihat karya yang sudah dikerjakannya tanpa perlu sebanyak apa
orang-orang mengetahui keberadaannya.
Mereka anonim
Bagi
orang ekstrovert, menjadi telanjang itu penting. Tapi tidak untuk
introvert, anonim atau setengah anonim adalah bagian dari dirinya. Tapi
seorang introvert juga maklum pada nada-nada minor yang mengharuskannya
tampil telanjang.
Mereka korban bullying
Karena
melulu kelihatan diam, mereka jadi mudah mengalami korban penindasan
karena dianggap lemah. Kalau tidak hati-hati, yang mem-bully-nya akan
terkena serangan balik dari seorang introvert yang sudah dikerjai. Sebab
salah satu motto kalangan introvert adalah 'duduk seperti kucing,
mengaum seperti harimau'. Mereka tidak akan segan-segan membalas
perbuatan orang-orang yang menyakitinya dengan cara mereka sendiri.
![]() |
| flickriver.com |
Mereka menunggu
Mereka
tidak mencari teman. Teman baik akan datang sendirinya. Begitupula
dengan pacar. Pacar pun akan datang dengan sendirinya. Tapi kita semua
tidak hidup di negeri dongeng. Tidak mencari, berarti besar kemungkinan
yang kita dapatkan adalah NOL. Di sinilah salah satu kelemahan
introvert, mereka lebih baik menunggu daripada mencari.
Mereka pemikir
Diam
bukan berarti tidak melakukan apa-apa. Diam adalah berpikir. Diam juga
bukti kesabaran. Jadi terlalu naif untuk menuntut seorang introvert
menjadi lebih tegas, lebih mature, lebih manly, karena jika kau memaksa
mereka, mereka akan menunjukkan kepada dirimu sebagai ledakan bom waktu.
Dan, tidak ada yang lebih jantan selain meredam bom waktu tersebut
dengan diam. bagi spesies mereka "DIAM itu EMAS"
Mereka depresif
Mereka
sendiri pun tidak mengerti. Apalagi kalian yang ekstrovert. Lahir
dengan pembawaan yang sedemikian 'sial'. Berhubungan sama masyarakat
nggak bisa, berdamai sama diri sendiri aja butuh waktu yang lama sampai
ngajogrog di titik kedewasaan sesungguhnya. Tapi mereka mudah depresif
dalam keadaan tertentu, dan bisa berakibat fatal bagi yang sudah kadung
parah. Jadi, seantipatinya kamu dengan kalangan introvert, pahami
keberadaannya dan perhatikan.
Mereka melankolis
Karena
lebih sering sendiri dan menikmati segala sesuatunya sendiri, mereka
dicap sebagai sosok melankolis. Karena mereka lebih mampu mengungkapkan
perasaan lewat tulisan ketimbang oral langsung, orang-orang akan
mengetahui sisi-sisi dia yang lebih telanjang dan terlihat. Salah
satunya sisi melankolis, dan semua orang punya itu. Ah, ayolah. Kucing
pun punya.
Mereka tak bisa menghapus cinta pertamanya
Cinta
pertama tidak harus seseorang yang menjadi pacarnya pertama kali, atau
seseorang yang membuatnya jatuh cinta untuk pertama kali. Tapi seseorang
yang pernah berarti namun tidak bisa ia dapati kembali. Dia mungkin
hanya merasakan kebersamaan yang romantis dengan orang yang dicinta
dalam hitungan bulan. Namun, setelah usai, dampaknya luar biasa terasa.
Jadi beruntunglah bagi orang yang menjadi cinta pertama seorang
introvert. Dan biasanya, seorang introvert cukup menyimpan kenangan
dalam hati dan tidak punya tindakan meraih cinta lama mereka. Mereka
bahkan lebih memilih untuk menjauh ketimbang harus melihat keberadaan
yang dicinta, berakhir bahagia dengan lain orang. Memang punjangga sejati
Mereka setia
Seorang
introvert akan memegang komitmen sekukuh yang ia bisa dengan
pasangannya. Namun ia akan sangat marah dan kecewa jika sang pasangan
mengkhianatinya. Sebab baginya, lebih baik jujur dan terus terang
ketimbang menusuk dari belakang. Seorang introvert akan memaafkan
seseorang yang dicintainya, bahkan jika yang dicintai menginginkan pergi
dari kehidupannya. Baginya, itu lebih luhur ketimbang menjadi
pengkhianat. Bagi seorang introvert, loyalitas itu perkara maha suci
dalam hubungan pertemanan atau percintaan. Ini karena para introvert
menganggap teman dan pacarnya sebagai kata benda yang bernama pertemanan
dan percintaan, bukan sebagai manusia yang manusiawi sehingga bisa
berbuat khilaf, berdusta, dan berpaling.
Jadi kenali sosok Karakter Seorang Introvert. Jangan langsung menjudges doi ntar di nyesek gantung diri mati gimana ? kan repot.
Kopi tak selamanya pahit gan . Pasangan yang cocok untuk introvert adalah extrovert. Karena ada timbal balik dari keduanya. ada plus minusnya. bayangin aja kalo kutub magnet minus sama minus di ketemuin apa yg terjadi ? nah itu sama dengan percintaan.
Note :
Semua orang menilai seseorang dari raut muka, cara bicara, dan pakaian yang dikenakan, tapi hanya beberapa saja yang mampu menilai seseorang dari hati, setelah melihat lebih dekat, dan tak terlalu cepat-cepat menghakimi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar